<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Undutchable</title>
	<atom:link href="http://vanez.nl/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://vanez.nl</link>
	<description>Just another WordPress site</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jul 2010 13:08:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>A Thousand Splendid Suns</title>
		<link>http://vanez.nl/archives/1321</link>
		<comments>http://vanez.nl/archives/1321#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 13:08:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vanes</dc:creator>
				<category><![CDATA[Books]]></category>
		<category><![CDATA[Reviews]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vanez.nl/?p=1321</guid>
		<description><![CDATA[Gua mengenal karya Khaled Hosseini ini dari bukunya yang berhasil menjejaki dunia perfilman, yaitu The Kite Runner (ada yang belum pernah membaca bukunya, atau menonton filmnya? :) A Thousand Splendid Suns gua baca dalam bahasa Belanda, yang titelnya berubah jadi &#8220;Duizend Schitterende Zonnen.&#8221; Buku ini keluaran tahun 2007. Gua tahu udah lama, tapi barusan baca [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2010/07/134038749.jpg"><img src="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2010/07/134038749-225x300.jpg" alt="" title="134038749" width="225" height="300" class="alignleft size-medium wp-image-1323" /></a>Gua mengenal karya Khaled Hosseini ini dari bukunya yang berhasil menjejaki dunia perfilman, yaitu The Kite Runner (ada yang belum pernah membaca bukunya, atau menonton filmnya? :)</p>
<p>A Thousand Splendid Suns gua baca dalam bahasa Belanda, yang titelnya berubah jadi &#8220;Duizend Schitterende Zonnen.&#8221; Buku ini keluaran tahun 2007. Gua tahu udah lama, tapi barusan baca akhir-akhir ini.  Ternyata, ceritanyapun gak kalah bagusnya sama The Kite Runner. Cuman sayangnya buku ini nggak dibuat film. Kalo ada yang belum baca, gua rangkum dulu:</p>
<p>Mariam, perempuan yang tidak berpendidikan ini berumur 15 tahun ketika ia dinikahi sama bapaknya, Jalil Khan kepada seorang penjual sepatu di Kabul berumur 30 tahun bernama Rasheed. Beberapa tahun kemudian Mariam harus menerima Laila di rumahnya. Laila adalah seorang remaja berusia 14 tahun yang diselamatkan Rasheed dari bom raket yang telah menimpa rumahnya dan kedua orang tuanya. Rasheed menikahi Laila dengan harapan Laila bisa memberinya seorang anak laki-laki, yang tidak bisa diberi oleh Mariam (Mariam pernah gugur kandungan pada waktu ia dan Rasheed ada di tempat permandian). Mulanya terjadi pertengkaran dan suasana kecemburuan. Tapi karena Rasheed memukuli mereka, Mariam dan Laila perlahan-lahan menjadi sahabat karib. Mereka sama-sama berjuang untuk menyelamatkan diri dari Rasheed, dan juga dari perang di Afghanistan. </p>
<p>Itu garis besar ceritanya. </p>
<p>Orang-orang yang ada didalam buku itu:<br />
Mariam: seorang Tajik. Lahir di Herat. Anak tidak sah nya Jalil Khan dan ibunya Nana. Nana dan Mariam tinggal di Kolba (gubuk) di pinggiran Herat. Mariam membunuh Rasheed dengan sekop ketika Rasheed ingin membunuh Laila. Mariam di penjara dan dihukum mati.</p>
<p>Nana: ibunya Mariam dulunya seorang pembantu di rumah Jalil Khan. Mereka berhubungan gelap. Nana gantung diri ketika Mariam pergi ke rumah Jalil Khan pada hari ulang tahunnya. Jalil tidak menempatkan Nana di rumahnya seperti istri2nya Jalil yang lain karena Jalil malu.</p>
<p>Jalil Khan: bapaknya Mariam. Adalah seorang saudagar kaya raya di Herat. Ia mempunyai 3 istri lainnya sebelum ia berhubungan gelap dengan Nana. Setelah Nana gantung diri, Ia menikahkan Mariam kepada Rasheed. Setelah kejadian ini, Jalil menyesal seumur hidup.</p>
<p>Mullah Faizullah: adalah guru ngajinya Mariam yang juga seorang teman. Mariam menganggapnya/memperlakukannya seperti bapaknya sendiri. </p>
<p>Laila: anak dari Fariba dan Hakim. Istri keduanya Rasheed yang tetap mencintai Tariq, lelaki yang telah dikenalnya sejak ia masih kecil. Laila punya dua orang anak: Aziza dan Zalmai. Laila menikahi Tariq setelah Rasheed meninggal.</p>
<p>Niloufar: salah satu anaknya Jalil Khan, saudara tirinya Mariam dari istrinya Jalil yang bernama Afsoon.</p>
<p>Afsoon, Khadija dan Nargis: ketiga istrinya Jalil Khan.</p>
<p>Rasheed: seorang Pashtun, asalnya sebenarnya dari Kandahar, tapi tinggal di Kabul. Ia bisa berbicara Pashtu, juga Farsi walaupun masih dengan logat Pashtu. Ia menikahi Mariam dan Laila, dan juga seorang penjual dan pembuat sepatu. Rasheed adalah seorang yang tidak bisa menguasai diri jika ia sedang marah. Ia sering memukuli Mariam dan Laila.</p>
<p>Zaman: Lelaki tua berkaca mata yang mengurus panti asuhan di Kabul. Ia menampung anak-anak yang telah kehilangan orang tua mereka. </p>
<p>Aziza: anak perempuan pertamanya Laila, yang sebenarnya hasil dari hubungannya dengan Tariq sebelum Tariq meninggalkan kota Kabul. Karena Rasheed dan keluarganya kekurangan uang, Aziza dititipkan ke panti asuhan dimana Zaman menampung dan mengasuh. Rasheed dan Laila menyuruh Aziza berbohong untuk bisa diterima di panti asuhan itu. Aziza harus bilang kalo bapaknya dibunuh taliban. </p>
<p>Zalmai: anak keduanya Laila, hasil hubungannya dengan Rasheed. Karena Zalmai adalah anak laki-laki, Rasheed memanjakannya, membelikannya TV dan video, sedangkan pada masa itu Taliban sedang berkuasa, dan mereka melarang penduduk untuk punya TV, apalagi kaset video. </p>
<p>Tariq: lelaki berkaki satu ini adalah cinta sejatinya Laila. Mereka sudah saling kenal dari kecil. Tariq bersama keluarganya mengungsi ke Pakistan sewaktu Kabul dijajah. Ia menetap di Murree yg berada di distrik Rawalpindhi. Bertahun-tahun kemudian ia mengunjungi Kabul lagi untuk bertemu dengan Laila. Laila kaget karena ia mengira Tariq telah tewas. </p>
<p>Giti dan Hasina: teman-temannya Laila. Giti tewas terkena bom raket sedangkan keluarga Hasina mengungsi keluar dari Kabul. </p>
<p>Jujurnya terakhir kali gua nangis itu waktu gua baca buku ini (lebay banget).  </p>
<p>Opini-opini gua:<br />
- Jalil Khan<br />
dia itu laki-laki yang penuh janji-janji indah tapi nggak pernah melaksanakannya! Ia berjanji sama Mariam untuk bisa makan es krim sama-sama, membawanya ke bioskop yg dimilikinya untuk nonton Pinocchio nya Walt Disney, membawanya ke rumahnya di Herat untuk merayakan hari ulang tahunnya Mariam. Tapi semuanya ini tidak terlaksana. Jadi maksudnya cuman rayuan gombal, gitu. Jalil nggak pernah membawa Mariam pergi karena Jalil malu, takut reputasinya jatuh karena telah berhubungan gelap dengan Nana, pembantunya dulu. Jalil Khan adalah seorang tokoh pengecut walaupun ia mempunyai figur seorang bapak kepada Mariam. Dia yang telah mengeluarkan Mariam dengan cara menikahinya dengan Rasheed. Ia menyesal, terutama setelah Afsoon, istrinya meninggal dan pada hari yang sama Niloufar (anaknya Afsoon, adik tirinya Mariam) tewas terkena peluru nyasar, dan juga setelah semua kepunyaannya disita Taliban (toko-toko dan bioskopnya). Jalil menyesal sampai akhirat dan meninggalkan sebuah kotak yang dititipinya kepada Mullah Faizullah yang dimaksud untuk dibuka oleh Mariam kalau Mariam singgah kembali di Herat. </p>
<p>- Nana<br />
pembantu rumah tangganya Jalil yg berhubungan gelap dengannya ini adalah seorang ibu yang banyak memberikan nasihat kepada Mariam dan memperingatinya siapa sebenarnya Jalil itu. Yang gua gak suka dari Nana itu dia mengatakan Mariam harami. Ya gua tahu kalau Mariam adalah hasil hubungan gelapnya Nana dan Jalil, tapi nggak  sepatutnya Nana bilang begitu, walaupun orang-orang lain di sekitar mereka bilang begitu. Nana juga melarang Mariam untuk sekolah seperti saudara-saudara tirinya Mariam. </p>
<p>- Mullah Faizullah<br />
Bapak ini baik banget! Dia guru ngajinya Mariam yang juga merangkap sebagai teman. Mariam sangat dekat dengannya. Mullah Faizullah lah yang mendendangkan Azan di kuping Mariam pada waktu Mariam lahir. Ia juga menjenguk Mariam setiap minggu dan tidak pernah lupa. </p>
<p>- Mariam<br />
Walaupun wanita ini tidak berpendidikan dan hanya punya ilmu baca Al Quran, ia pintar memasak, ia juga yang mengajar Laila masak. Juga Mariamlah yang punya tugas menyediakan makanan, sedangkan Laila pekerjaan rumah lainnya. </p>
<p>- Laila<br />
Menurut gua, Laila itu orangnya berani. Udah tahu suaminya Rasheed itu orangnya kejam, tapi Laila beberapa kali mengundang kemarahannya. Dan juga, Laila adalah wanita yang suka melindungi. Beberapa hari setelah Mariam mengancam Laila, Laila justru berusaha menenangkan Rasheed supaya Rasheed tidak memukuli Mariam. Dari sini persahabatan antara Laila dan Mariampun terjadi. </p>
<p>- Rasheed<br />
Kalau gua baca dari deskripsi tentang Rasheed, Rasheed ini satu dari laki-laki Afghanistan yang jelek banget. Gendut, langkah kakinya berat, kalo pulang kerja badannya bau sol sepatu. Dia bilang Mariam dan Laila adalah wanita-wanita beruntung yang bisa punya suami seperti dia, padahal terbalik, suami jelek dan bau sol sepatu seperti Rasheed ini yang beruntung bisa punya istri seperti Mariam dan Laila! Dan Rasheed itu kejam banget! Ia mencekek Laila seperti yang mau membunuhnya. Makanya Mariam memukulnya mati  dengan sekop. Dan gara-gara itu, Mariam dihukum mati sama Taliban. </p>
<p>- Tariq<br />
Gua susah kasih ciri-ciri ini orang. Yang gua tau, Tariq  berkaki pincang. Ia sangat mencintai Laila sampai pada akhir plot cerita. Tariq nggak pernah menikah, ia hidup bersama Alyona, kambingnya di Murree &#8211; Pakistan. Kalau nggak salah, Laila berumur sekitar 20an waktu Tariq menikah dengannya. </p>
<p>Orang-orang yang gua kasih opini hanya orang-orang yang namanya sering disebut di buku itu. </p>
<p>Adegan-adegan:<br />
- Paling mengerikan<br />
Bagi gua, adegan yang paling mengerikan itu adegan dimana Laila harus melahirkan Zalmai. Rumah sakit itu adalah rumah sakit khusus wanita yang kurang dana dari Taliban. Jadi tanpa peralatan yang lengkap Laila di operasi Caesar.</p>
<p>- Paling bikin sedih<br />
Sewaktu Laila membaca suratnya Jalil Khan yang dimaksud untuk Mariam. </p>
<p>- Paling sadis<br />
Sewaktu Rasheed mencekek Laila, menghantamnya habis-habisan dan berusaha membunuhnya. </p>
<p>- Paling bikin kecewa<br />
Mariam dibunuh Taliban. Waktu gua baca itu, semangat gua untuk baca terus sempat hilang. </p>
<p>- Paling bagus<br />
Adegan paling bagus? Hah, you asked it?!? Ya keseluruhan dari ceritanya :)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanez.nl/archives/1321/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ngompol</title>
		<link>http://vanez.nl/archives/1311</link>
		<comments>http://vanez.nl/archives/1311#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 16:26:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vanes</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://vanez.nl/2010/06/ngompol/</guid>
		<description><![CDATA[Masih suka ngompol? Eeittzzz&#8230;jangan ketawa dulu dan bilang,&#8221;ngompol? Hahaha&#8230;emangnya gua anak kecil?&#8221;, tapi pikir-pikir dulu pertanyaan gua. Jujur nich, gua masih suka ngompol. Sering malah! Gua tau umur gua udah gak cocok untuk ngompol di celana. Ironisnya, gue tuch udah gak bayi lagi, gua tau kalo gua harus kencing di wc, tapi&#8230;.gue sering terjebak dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masih suka ngompol? Eeittzzz&#8230;jangan ketawa dulu dan bilang,&#8221;ngompol? Hahaha&#8230;emangnya gua anak kecil?&#8221;, tapi pikir-pikir dulu pertanyaan gua. </p>
<p>Jujur nich, gua masih suka ngompol. Sering malah! Gua tau umur gua udah gak cocok untuk ngompol di celana. Ironisnya, gue tuch udah gak bayi lagi, gua tau kalo gua harus kencing di wc, tapi&#8230;.gue sering terjebak dalam saat-saat yang tidak memungkinkan gua untuk kencing. Misalnya:</p>
<p>- Kemarin waktu gua di Amsterdam, gua naik kereta pulang ke rumah. Gua berenti di stasiun Baarn buat ganti kereta jurusan Utrecht. Nah, gua tiba-tiba kebelet kencing. Baarn itu kota kecil, ya bukan kota sih, tapi desa, stasiunnya juga nggak besar dan kalo udah jam 6 lewat tuh stasiun hall nya ditutup sedangkan toiletnya ada didalam dan waktu itu udah kira-kira jam 8 malam. Sebelnya kereta jurusan utrecht datengnya 20 menit lagi. Pas kereta dateng gua nyari wc didalamnya, tapi kereta Sprinter sepertinya gak ada wc, mungkin karena jaraknya deket, atau mungkin gua gak nemu. Gua nahan kencing sampai gua nyampe di stasiun tempat tinggal gua dan disitu gua harus naik bus kerumahnya. Tapi bus datengnya setengah jam lagi!! Alhasil gua duduk ngelingker dibawah pohon&#8230;.udah mana lagi banyak angin! Sampe dirumah belum juga siap udah bubar.</p>
<p>Atau gua nahan kencing karena gua lagi main poker. Kalo udah kebelet banget barusan deh gua ke wc&#8230;.tapi tiap kali mau kencing, pantat belum nyium kloset gua udah ngompol duluan. Alhasil gua lebih banyak ganti celana daripada pakaian karna gua sering main poker.</p>
<p>Sampai disini, masih pada bilang gak pernah ngompol? Masa sih gak pernah kebelet kencing?!?</p>
<p>I&#8217;m not against kebelet kencing&#8230;tapi kalo kejadian ngompolnya diluar rumah gimana tuh?</p>
<p>BRB mau fifis&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanez.nl/archives/1311/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>test post</title>
		<link>http://vanez.nl/archives/1286</link>
		<comments>http://vanez.nl/archives/1286#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 22:28:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vanes</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://vanez.nl/?p=1286</guid>
		<description><![CDATA[Trying this out. I got problem with posting few days ago since I&#8217;ve upgraded my WP to the newest version. Let&#8217;s see if this gets problem, too&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2010/03/100_1545.jpg"><img src="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2010/03/100_1545-300x200.jpg" alt="" title="100_1545" width="300" height="200" class="alignnone size-medium wp-image-1287" /></a></p>
<p>Trying this out. I got problem with posting few days ago since I&#8217;ve upgraded my WP to the newest version. Let&#8217;s see if this gets problem, too&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanez.nl/archives/1286/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bald Man</title>
		<link>http://vanez.nl/archives/1270</link>
		<comments>http://vanez.nl/archives/1270#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 22:27:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vanes</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://vanez.nl/?p=1270</guid>
		<description><![CDATA[There’s a bald man named Dave who already had bald head for years. It’s not that he hates hair, but doctor said his hair would never grow again which often made him jealous with people who do have hair. Dave wasn’t an old man, he’s 35 years old. Single. His relationship is always broken because [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>There’s a bald man named Dave who already had bald head for years. It’s not that he hates hair, but doctor said his hair would never grow again which often made him jealous with people who do have hair. Dave wasn’t an old man, he’s 35 years old. Single. His relationship is always broken because of the same reason: his ex girlfriends disliked his baldness.</p>
<p>One day, he met an old African woman wearing red dress, sitting on a couch, in the park near by his house. Out of curiosity she asked whether or not he hated hair growing on his head.</p>
<blockquote><p>She: “Excuse me, Mr. Do you ehm….hate hair?”<br />
He: “I so want my hair to grow again, but my doctor said I can never have hair anymore.”<br />
She: “Well, how old are you?”<br />
He: “I’m 35”<br />
She: “I actually have ever cured someone. He also had bald hair, but now his head isn’t bald anymore.”<br />
He: “Really? How did you cure him?”<br />
She: “Wanna know my receipt? Rub your head on a woman’s vagina twice a day”<br />
He: “are you serious?”<br />
She: “Don’t you believe me?”<br />
He: “Ha! Okay, okay. I do. I’ll practise it.”</p></blockquote>
<p>As desperate as he was, he started to pay a prostitute as he had no girlfriend. And he followed that woman’s receipt.<br />
A week later, he saw a few hair on his head! He’s so happy that he paid this prostitute double for the next week. He practised that woman’s receipt until his hair is fully grown.</p>
<p>On Sunday he went to a church, there’s a bald man sitting in front of him and he was thinking that this bald man got the same problem as he did when he was still bald. “Poor him” he thought. With a good purpose he touched his shoulder, willing to tell him how to get his hair back.</p>
<p>The bald man turned his head, Dave got shocked and screamed loudly,”YOU FUCKING DIRTY MAN!!! GO TO HELL, YOU FUCKTARD!!!” when he saw that this bald man had long beard.</p>
<p>The silence is broken, people around looked weirdly at Dave, and he got arrested by the police.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanez.nl/archives/1270/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tumblr</title>
		<link>http://vanez.nl/archives/1254</link>
		<comments>http://vanez.nl/archives/1254#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2010 16:46:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vanes</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://vanez.nl/2010/01/tumblr/</guid>
		<description><![CDATA[I update more on tumblr vanez.tumblr.com Or follow me on twitter twitter.com/vanes]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>I update more on tumblr </p>
<p><a href="http://vanez.tumblr.com">vanez.tumblr.com</a></p>
<p>Or follow me on twitter</p>
<p><a href="http://twitter.com/vanes">twitter.com/vanes</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanez.nl/archives/1254/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Let it snow, let it snow, let it snow!</title>
		<link>http://vanez.nl/archives/1226</link>
		<comments>http://vanez.nl/archives/1226#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 12:56:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vanes</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://vanez.nl/?p=1226</guid>
		<description><![CDATA[I&#8217;m so happy with this month December because of the snow, but it&#8217;s not okay for those people who got stuck at Utrecht central station and Groningen because the trains didn&#8217;t arrive! My neighbour&#8217;s snowman. Outside my bedroom&#8217;s window My mom after doing a grocery shopping. Me (: Everywhere I go, is white!! See the [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>I&#8217;m so happy with this month December because of the snow, but it&#8217;s not okay for those people who got stuck at Utrecht central station and Groningen because the trains didn&#8217;t arrive! </p>
<p><a href="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2009/12/100_1483.jpg"><img src="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2009/12/100_1483-682x1024.jpg" alt="" title="snowman" width="450" height="600" class="alignnone size-large wp-image-1227" /></a><br />
My neighbour&#8217;s snowman.</p>
<p><span id="more-1226"></span><br />
<a href="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2009/12/100_1485.jpg"><img src="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2009/12/100_1485-682x1024.jpg" alt="" title="100_1485" width="450" height="600" class="alignnone size-large wp-image-1238" /></a><br />
Outside my bedroom&#8217;s window</p>
<p><a href="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2009/12/100_1486.jpg"><img src="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2009/12/100_1486-682x1024.jpg" alt="" title="100_1486" width="450" height="600" class="alignnone size-large wp-image-1239" /></a><br />
My mom after doing a grocery shopping.</p>
<p><a href="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2009/12/100_1487.jpg"><img src="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2009/12/100_1487-682x1024.jpg" alt="" title="100_1487" width="450" height="600" class="alignnone size-large wp-image-1242" /></a><br />
Me (:</p>
<p><a href="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2009/12/100_1488.jpg"><img src="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2009/12/100_1488-1024x682.jpg" alt="" title="100_1488" width="450" height="300" class="alignnone size-large wp-image-1243" /></a><br />
Everywhere I go, is white!! See the blue plastic bag there? That&#8217;s our plastic bag. From Albert Heijn&#8217;s supermarket.</p>
<p><a href="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2009/12/100_1489.jpg"><img src="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2009/12/100_1489-1024x682.jpg" alt="" title="100_1489" width="450" height="300" class="alignnone size-large wp-image-1248" /></a><br />
My shoes are buried in the snow</p>
<p><a href="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2009/12/100_1490.jpg"><img src="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2009/12/100_1490-682x1024.jpg" alt="" title="100_1490" width="450" height="600" class="alignnone size-large wp-image-1249" /></a><br />
a small path on the way to my house! I&#8217;m living in wonderland ;-)</p>
<p><a href="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2009/12/100_1493.jpg"><img src="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2009/12/100_1493-682x1024.jpg" alt="" title="100_1493" width=450" height="600" class="alignnone size-large wp-image-1250" /></a><br />
My neighbour&#8217;s snowman!</p>
<p><a href="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2009/12/100_1494.jpg"><img src="http://vanez.nl/wp-content/uploads/2009/12/100_1494-682x1024.jpg" alt="" title="100_1494" width="450" height="600" class="alignnone size-large wp-image-1251" /></a><br />
Me, trying to make snowman, but failed hehe..!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanez.nl/archives/1226/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>App Review: Hootsuite for iPhone</title>
		<link>http://vanez.nl/archives/1220</link>
		<comments>http://vanez.nl/archives/1220#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 14:14:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vanes</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://vanez.nl/?p=1220</guid>
		<description><![CDATA[I just got Hootsuite for iphone yesterday. At first I thought it was a nice app which seems to be a mix of Tweetie 2 and tweetdeck. I said Tweetdeck because I can make groups and if I want to go to replies, groups, etc I have to swipe the timeline. I said Tweetie 2 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>I just got Hootsuite for iphone yesterday. At first I thought it was a nice app which seems to be a mix of Tweetie 2 and tweetdeck. I said Tweetdeck because I can make groups and if I want to go to replies, groups, etc I have to swipe the timeline. I said Tweetie 2 because Hootsuite has &#8220;pull down to refresh&#8221; feature, just like what Tweetie 2 has. I like owl and the colours of Hootsuite. But after tweeting for a while, I noticed that Hootsuite crashes whenever someone added a geotag on his/her tweet. Then I tried to compare it with other twitter apps and ended up thinking that Hootsuite app is an unfinished app, or you can say: a very beta one! Here&#8217;s why:</p>
<p>- Hootsuite crashes if someone added a geotag on his/her tweet.<br />
- I can&#8217;t view thread conversation.<br />
- I can&#8217;t browse my followings and followers lists.<br />
- I can&#8217;t see the RT if someone uses a new RT style to RT.<br />
- I can&#8217;t browse tweeple list if I want to mention someone on my tweet.<br />
- Hootsuite has no inline image viewing.<br />
- On profile, you don&#8217;t know whether or not I&#8217;ve followed/unfollowed someone<br />
- No &#8220;mark twitter as spam&#8221; option<br />
- No instapaper integration<br />
- I have to go to someone&#8217;s profile if I want to DM him/her (I could do d @twitterusername message, but it&#8217;s not handy if someone doesn&#8217;t know how to do it, his/her tweet can easily go to the twitter timeline, while in Tweetie if I want to DM someone, I can go to DM tab, click on the compose button and it will let me choose whether I want to send a DM or a tweet).<br />
- It doesn&#8217;t recognise the hashtags I have used like what Tweetie and Twittelator Pro do. </p>
<p>Afterall, I like the organised tabs which I can edit the way I want to, I&#8217;m also able to add lists, view my stats although it only gives me a statistic about the links I&#8217;ve created with the built in ow.ly shortener. </p>
<p>Maybe you have found another disadvantages of using Hootsuite app for the iPhone, just let me know. But my advice for this app is that you better wait til the developers released a better update, unless you&#8217;re a big fan of Hootsuite. For now, Hootsuite isn&#8217;t my favourite twitter app for the iPhone, even though I like the looks. I still prefer Tweetie, Twitterrific and Twittelator Pro because these apps have better features and Twitterrific has a really nice design! I&#8217;ve noticed that IconFactory team has made their apps with a big love! ;-) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanez.nl/archives/1220/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stupidity</title>
		<link>http://vanez.nl/archives/1203</link>
		<comments>http://vanez.nl/archives/1203#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 23:04:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vanes</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://vanez.nl/?p=1203</guid>
		<description><![CDATA[Genius may have its limitations, but stupidity is not thus handicapped. ~*~ Elbert Hubbard (1856 &#8211; 1915) ~*~]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Genius may have its limitations, but stupidity is not thus handicapped.<br />
~*~ Elbert Hubbard (1856 &#8211; 1915) ~*~</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanez.nl/archives/1203/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Boredom</title>
		<link>http://vanez.nl/archives/1201</link>
		<comments>http://vanez.nl/archives/1201#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 23:02:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vanes</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://vanez.nl/?p=1201</guid>
		<description><![CDATA[The cure for boredom is curiosity. There is no cure for curiosity. ~*~ Dorothy Parker (1893 &#8211; 1967) ~*~]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>The cure for boredom is curiosity. There is no cure for curiosity.<br />
~*~ Dorothy Parker (1893 &#8211; 1967) ~*~</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanez.nl/archives/1201/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Call of Duty</title>
		<link>http://vanez.nl/archives/1199</link>
		<comments>http://vanez.nl/archives/1199#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 22:59:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>vanes</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://vanez.nl/?p=1199</guid>
		<description><![CDATA[Here is a nice vid of Call of Duty: Modern Warfare 2 Launch Trailer]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Here is a nice vid of <a href="http://www.youtube.com/watch?v=429l13dS6kQ">Call of Duty: Modern Warfare 2 Launch Trailer</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanez.nl/archives/1199/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
